BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan (IPTEK)secara umum adalah
segala sesuatu yang berhubungan dengan kemajuan teknologi dgn pengambilan,
pengumpulan, pengolahan penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Tercakup
dalam definisi tersebut adalah semua perangkat keras, perangkat lunak,
kandungan isi dan infrastruktur komputer maupun telekomunikasi.
Di dalam sebuah komputer
terdapat alat simpan yang digunakanuntuk menyimpan informasi atau sering
disebut dengan storage. Istilah ini merujuk kepada komponen komputer, perangkat
komputer, dan media perekaman yang mempertahankan data. Dalam penggunaan
kontemporer, memori komputer merujuk pada bentuk media penyimpanan berbahan
semi konduktor yang disebut RAM (Random Access Memory) dan kadang-kadang dalam
bentuk lainnya yang lebih cepat tetapi hanya dapat menyimpan data secara
sementara. Akan tetapi istilah “computer storage” sekarang secara umum merujuk
kepada media penyimpanan massal yang bisa berupa cakram optis, beberapa bentuk
media penyimpanan magnetis (seperti halnya hard disk), dan tipe-tipe media
penyimpanan lainnya yang lebih lambat daripada RAM, tetapi memilii sifat lebih
permanen seperti flash memory.(Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas).
Komputer memilki banyak
jenis perangkat penyimpanan data yang mengalami perkembangan secara signifikan
sejak mulai terciptanya komputer . Beberapa dari mereka dapat diklasifikasikan
sebagai data removable dan non-removable. Ada juga yg diklasifikasikan sebagai
data internal memory dan eksternal memory, dan volatile dan non-volatile data.
1.2 Rumusan
Masalah
Dari uraian latar belakang di atas dapat ditarik
rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apakah
yang dimaksud dengan storage pada komputer?
2. Bagaimanakah
sejarah perkembangan storage?
3. Apa
saja jenis-jenis storage?
1.2
Tujuan
Penulisan
Tujuan penulisan
makalah ini adalah :
1. Untuk
mengetahui definisi storage.
2. Untuk
mengetahui sejarah perkembangan storage.
3. Untuk
mengetahui jenis-jenis storage.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Storage
Storage
berarti penyimpan, tempat penyimpanan, atau media penyimpanan yang digunakan
untuk menyimpan data yang diolah oleh computer. Storage atau penyimpanan data
computer berasal dari bahasa Inggris, “computer
data storage” sering disebut sebagai memori computer, yang merujuk kepada
komponen computer, perangkat computer, dan media perekaman yang mempertahankan
data digital yang digunakan untuk beberapa waktu. Penyimpanan data computer
menyediakan salah satu dari tiga fungsi inti dari computer modern, yakni
mempertahankan informasi. Storage merupakan salah satu komponen fundamental
yang terdapat di dalam semua komputer modern, dan memiliki keterkaitan dengan
mikroprosesor, dan menjadi model computer yang digunakan sejak tahun 1940.
Dalam
penggunaan kontemporer, memori komputer merujuk kepada bentuk media penyimpanan berbahan semikonduktor, yang dikenal
dengan sebutan Random Access Memory (RAM), dan
kadang-kadang dalam bentuk lainnya yang lebih cepat tapi hanya dapat menyimpan
data secara sementara. Akan tetapi, istilah "computer storage"
sekarang secara umum merujuk kepada media penyimpanan massal, beberapa
bentuk media penyimpanan magnetis (seperti halnya hard disk) dan tipe-tipe
media penyimpanan lainnya yang lebih lambat ketimbang RAM, tapi memiliki sifat
lebih permanen, seperti flash memory.
Dalam
prosesnya storage membutuhkan waktu untuk mengirimkan item dari memory ke
processor, yang disebut dengan access time. Waktu tersebut juga dibutuhkan oleh
storage device untuk menemukan item pada storage. Waktu yang diperlukan oleh
storage ada dua, yaitu faster transfer rates (proses cepat), misalnya memory
(RAM); dan slower transfer rates
(lambat), contohnya seperti pada hard disk, Flash Memory Cards and USB, Flash
Drives, CDs and DVDs, Tape, dan Floppy Disk.
2.2 Sejarah Perkembangan Storage
Storage device pada sistem komputer
adalah kata lain dari secondary storage. Fungsinya untuk menyimpan data dan
sistem operasi. Perkembangan media penyimpanan data
(data storage) sejak komputer
tercipta berubah sangat signifikan. Perbandingannya sangat mencolok, sebagai
contoh data yang tersimpan dalam sebuah media penyimpanan sangat kecil, di bawah
4096 bits. Jika dikalkulasikan, 1 DVD setara dengan 90.000.000 punch card. Berikut adalah perkembangan storage
device:
1. Punch Card
Sejak tahun 1725 telah dirancang
sebuah media untuk menyimpan data yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama
Basile Bouchon menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang
digunakan pada kain. Namun pertama kali dipatenkan untuk penyimpanan data
sekitar 23 September 1884 oleh Herman Hollerith – sebuah penemuan yang
digunakan lebih dari 100 tahun hingga pertengahan 1970. Contoh di sini adalah
bagaimana sebuah punch card dapat berfungsi sebagai media penyimpanan, memiliki
90 kolom (90 column punch card), terjadi tahun 1972. Jumlah data yang tersimpan
dalam media tersebut sangat kecil, dan fungsi utamanya bukanlah menyimpan data
namun menyimpan pengaturan (setting) untuk mesin yang berbeda.
2.
Paper
Tape
Seorang tokoh bernama Alexander Bain
merupakan orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper tape yang
biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram (tahun 1846).
Setiap baris tape menampilkan satu karakter, namun karena Anda dapat membuat
fanfold dengan mudah maka dapat menyimpan beberapa data secara signifikan
menggunakan punch tape dibandingkan dengan punch card.
3.
Selectron
Tube
Pada tahun 1946 RCA mulai mengembangkan
Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer dan Selectron Tube
terbesar berukuran 10 inci yang dapat menyimpan 4096 bits. Harga satu buah tabung sangat mahal dan
umurnya sangat pendek di pasaran.
4.
Magnetic
Tape
Pada tahun 1950-an magnetic tape
telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol
magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat
magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan
tahun 1980-an.
5.
Compact
Cassette
Compact Cassette merupakan salah
satu bagian dari Magnetic Tape, dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah
memilikinya, hal itu menjadi bagian yang khusus. Compact Cassette diperkenalkan
oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer.
Komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset
untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar
700kB hingga 1MB dari data tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data
dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.
6.
Magnetic
Drum
Magnetic Drum memiliki panjang 16
inci yang bekerja 12.500 putaran tiap menit. Media ini digunakan untuk menunjang komputer
IBM 650 sekitar 10.000 karakter dari Memori Utama.
7.
Floppy
Disk
Floppy Disk Drive yaitu suatu
perangkat yang ada di dalam komputer sebagai asesoris dan pelengkap yang dapat
menyimpan data di dalam disket dengan kapasitas rendah.Pada tahun 1969, floppy
disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi
ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch
dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Selain dapat menyimpan data didalam
disket floppy disk juga dapat untuk booting computer, di dalam computer
terdapat maximal dua floppy disk yaitu flopy “A” dan flopy “B” tetapi biasanya
yang terpasang hanya flopy “A “ saja karena kegunaannya sangatlah terbatas.
Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.
Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.
8. World’s first hard drive
Tanggal 13 September 1956, komputer IBM 305 RAMA dalam
kondisi tidak terselubungi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat
menyimpan data sekitar 4.4 MB (setara dengan 5 milyar karakter) – saat itu
sudah menjadi hal yang menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah Magnetic Diks
yang berukuran 24 inci. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi pada
akhir tahun 1961. IBM mengeluarkan seharga $3,200 per bulan untuk memproduksi
komputer.
9. Hard Drive
Hard drive masih diproduksi di bawah
pengembangan yang tetap (konstan). Hitachi Deskstar 7K yang Anda lihat pada
gambar di bawah adalah hard drive pertama kali yang dapat menyimpan data 500GB
setara dengan 120.000 World’s first hard drive IBM 305 RAMAC. Hal ini cenderung
tiap tahun kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat
dengan harga murah.
10. Hard Disk
Hard disk
merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari
kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen
elektronik lainnya. Hard disk menggunakan piringan datar yang disebut dengan
platter, yang pada kedua sisinya dilapisi dengan suatu material yang dirancang
agar bisa menyimpan informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun
dengan melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar
dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor yang
terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus yang bernama
head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan informasi ke dalam
piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas arm, yang kesemuanya
terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan tunggal dan tersambung pada
permukaan piringan melalui suatu alat yang disebut dengan actuator. Selain itu
ada juga logic board mengatur aktifitas komponen-komponen lain dan
berkomunikasi dengan PC.
Setiap
permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh milyar bit data yang
diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih besar dengan alasan kemudahan,
dan memungkinkan pengaksesan informasi dengan lebih mudah dan cepat. Setiap
platter memiliki dua head, satu di atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard
disk dengan dua platter memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter
menyimpan informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track.
Kemudian tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut
dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi sebesar 512
bytes. Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi yang sangat tinggi
karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil.
11. Laser Disk
Tahun
1958, Laser Disk ditemukan namun tidak sampai tahun 1972 untuk pertama kalinya
Video Disk didemonstrasikan kepada publik. Enam tahun kemudian, yaitu tahun
1978, sudah tersedia di beberapa pasaran. Hal yang tidak mungkin menyimpan data
pada disk, namun mereka dapat menyimpan data dalam bentuk video dan gambar
secara signifikan dengan kualitas tinggi lebih canggih dari teknik pada VHS.
12. Compact Disk
Compact
disk muncul bermula dari penemuan Laser Disk, namun berukuran lebih kecil.
Dikembangkan oleh kerjasama antara SONY dan Philips pada tahun 1979 dan Compact
Disk sangat berlimpah di pasaran pada tahun 1982. Sekarang tipe CD dapat
menyimpan data sebesar 700MB.
13. WORM
Teknologi
penyimpanan WORM (Write Once Read Many) mirip dengan teknologi CD-ROM. WORM
menawarkan atau memberikan hanya sekali penulisan data (write once), sedangkan
data yang tersimpan bisa dibaca atau ditemukan kembali berkali-kali (read
many). Suatu cantuman yang berupa data original tidak bisa dimodifikasi, tetapi
dapat di-updated dengan menulis sebuah file baru di tempat lain pada disk
(multiple write session), dan kedua file tersebut dapat dihubungkan atau
digabungkan melalui sebuah pointer software. Ketika operasi pembacaan atau
pencarian data dilakukan, file baru yang di-updated tersebut akan terpanggil
(terambil), meskipun file asli masih ada. Pada mulanya WORM digunakan sebagai
alternatif media penyimpanan yang dipandang jauh lebih efektif terutama dalam
hal pembiayaan jika dibanding dengan media magnetik. Akan tetapi setelah
munculnya teknologi penyimpanan data yang sifatnya erasable atau rewritable,
penggunaan dan pertumbuhan media WORM dalam penyimpanan data semakin kecil.
Namun demikian, karena data yang terekam pada WORM tidak bisa dihapus, maka
media ini sangat tepat digunakan untuk menyimpan data yang sifatnya statis.
Oleh
karena itu, WORM banyak digunakan untuk menyimpan data arsip, dan informasi
lain yang sifatnya sensitif, yang mempunyai aspek legal atau aspek hukum. Untuk
menyimpan dan membaca data pada WORM diaplikasikan berbagai teknologi.
Teknologi WORM menggunakan beragam teknologi, dimana masing-masing teknologi
menyebabkan cacat atau bekas yang permanen pada permukaan disk. Cacat atau
bekas tersebut dapat berbentuk sebuah lobang (pit), gelembung (bubble),
campuran logam (alloy), atau perubahan dalam media yang sesungguhnya yang tidak
dapat dikembalikan. Untuk memanggil kembali informasi, digunakan sinar laser
dengan intensitas rendah. Cahaya yang dipantulkan dari permukaan disk diukur.
Cacat atau bekas yang ada pada permukaan disk akan menyebarkan cahaya secara terpencar,
dan bagian permukaan yang tidak cacat atau berbekas akan memantulkan kembali
cahaya tersebut. Cacat atau bekas pada permukaan disk tersebut
diinterpretasikan sebagai suatu bilangan binair 1 atau 0, tergantung kepada
perusahaan pembuatnya.
14. Magneto Optical
Magneto optical adalah media
penyimpanan yang sifatnya rewritable atau kadang-kadang disebut erasable.
Rewritable adalah bentuk terbaru dalam penyimpanan optik. Penyimpanan optik
yang rewritable mempunyai kemampuan membaca dan menulis yang sama dengan media
magnetik, dengan kemampuan tambahan atau nilai tambah dalam kapasitas
penyimpanan yang sangat besar. Teknologi optik rewritable yang paling banyak
digunakan adalah magneto optical disingkat MO (McDonell, 1993 : 9). Magneto
optical adalah suatu bentuk perekaman magnetik yang didukung secara optik
dengan menggunakan laser untuk memanasi bagian-bagian tertentu dari permukaan
piringan. Bagian-bagian ini ketika dipanasi mudah tersinggung kepada magnet dan
selanjutnya dapat digunakan untuk merekam data. Ketika temperatur kembali ke
keadaan normal, bagian-bagian yang telah dipanasi tersebut akan menjadi
resistant terhadap magnet, kemudian membuat data yang terekam menjadi lebih
stabil dibandingkan dengan media magnetik yang lain. Penyimpanan data pada media
magneto optical adalah menggunakan penggabungan teknologi magnetik dan optik
(Bradley,1989 : 56). Media ini mempunyai sejumlah keunggulan dibanding dengan
media penyimpanan lainnya. Karena media ini bersifat rewritable atau erasable,
sehingga peng-update-an, dan penghapusan data dapat dilakukan. Data yang ada
bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan penyimpanan. Media ini sangat
cocok digunakan untuk penyimpanan data yang sifatnya selalu berubah, misalnya
di perpustakaan untuk menyimpan data katalog koleksi yang selalu bertambah.
Karena sifat media ini yang dinamis, maka penambahan data pada file yang sama
dapat dilakukan dengan saling menyambung. Selain itu, media ini mempunyai daya
tahan yang kuat dan memiliki kapasitas simpan yang sangat besar. Media ini
dinyatakan sebagai media yang kuat karena biasanya memiliki cartidge yang
fungsinya untuk melindungi disk, sehingga tidak mudah tergores atau rusak.
Berbeda halnya dengan CD-ROM yang tidak mempunyai cartidge, karena bentuknya
terbuka sehingga sangat memungkinkan mudah tergores atau rusak. Sebagai contoh,
Magneto Optical Cartidge dengan ukuran 2.6 GygaByte (2.6 GB Magneto Optical
Cartidge) mempunyai kecepatan akses 20 ms. Media ini dapat menyimpan data
sampai 1.500.000 halaman teks, 380 menit digital audio, 300 menit digital MPEG
video, 90 full color JPEG hi-res picture, dan sampai 90.000 scanned pages atau
sekitar 32 laci file cabinet (drawers). Media ini mudah digunakan, dinamis dan
bisa tahan sampai usia 150 tahun.
15. Digital Linier Tape
Pendekatan
lain yang dilakukan untuk penyimpanan data dalam skala besar ialah menggunakan
digital linear tape (DLT). Media ini sangat populer digunakan dalam penyimpanan
data di perpustakaan digital. Beberapa keunggulan media ini ialah kapasitas
simpannya yang sangat besar, sifatnya yang dinamis, mudah digunakan, dan
harganya murah. Kecepatan akses media ini memang masih di bawah kecepatan akses
compact disc (CD), namun masih lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan
akses pada media magneto optical. Akan tetapi daya tahan atau usia media ini
jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan compact disc (CD) dan
magneto-optical (MO).Digital linear tape ini hanya memiliki daya tahan kira
-kira sampai 5 (tahun), sedangkan compact disc (CD) dapat tahan sampai 50
tahun, dan magneto optical dapat tahan sampai usia 150 tahun. Sebagai contoh,
40 GB Digital Linear Tape memiliki kecepatan akses 30 ms (30 ms access time),
jauh lebih cepat dibanding dengan 2.6 GB magneto-optical catridge yang hanya
memiliki kecepatan akses 20 ms (20 ms access time). Media digital linear tape
ukuran 40 GB ini mampu menyimpan data sampai 23.500.000 halaman teks, 5800
menit digital audio , 4600 menit MPEG video, 1500 full color JPEG hi-res
pictures, dan sekitar 1.400.000 scanned pages atau kira-kira 500 laci file
cabinet halaman teks. Harganya murah, sekitar $ 200 atau sekitar $ 0,005 per
MB. Dengan kapasitas simpan yang sangat besar dan kecepatan aksesnya,
menjadikan media ini populer digunakan dalam perpustakaan digital yaitu
perpustakaan yang semua koleksinya terdiri dari dokumen digital.
16. DVD
DVD
(Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc) merupakan dasar dari CD
menggunakan teknologi laser yang berbeda. Panjang gelombang laser menggunakan
780nm sinar inframerah (standar CD menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar
inframerah) yang membuatnya memungkinkan menyimpan data pada space yang sama.
Dua lapisan DVD dapat menyimpan data sebesar 8.5 GB.
17. Flash Disc
Penemuan Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr Fujio Masuoka
tahun 1984 ketika sedang bekerja pada Toshiba sedangkan nama flash sendiri
diberikan oleh koleganya yaitu Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type NOR
yang diperdagangkan dikenalkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash adalah
flash dasar yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menghapus dan menulis,
tetapi menyediakan alamat penuh dan jalur data, memberikan akses secara acak
terhadap semua lokasi memori. Tetapi sangat bagus untuk menggantikan ROM model
lama, dimana memungkinkan untuk mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh
adalah BIOS. NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana bisa
melakukan proses penghapusan dan penulisan yang lebih cepat, membutuhkan tempat
yang kecil untuk chip per selnya. Dengan bertambahnya kapasitas tetapi biaya
bisa ditekan menyebabkan flash tipe ini cocok digunakan untuk secondary
storage.
Flash Disk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis
lain dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus). Flash
drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran
berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan
kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
Untuk penyimpan data biasa, sumber tenaga diambil langsung
melalui USB yang dikoneksi ke PC, secara otomatis di layar monitor akan menyala
dan dan menampilkan pesan pada layar yang memberitahukan bahwa koneksi sedang
berlangsung antara flash drive dengan PC.
USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat
penyimpanan data lainnya, khususnya disket. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan
kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan daripada disket (karena
tidak memiliki bagian yang bergerak).
18.
SD Card
SD High-Capacity (SDHC) kartu menyediakan lebih
banyak daya penyimpanan yang dapat dilepas daripada sebelumnya. With a capacity
range starting at 4GB and going up to 32GB, developers have the choice to
specify three data-writing speeds at guaranteed minimum data transfer rates.
Dengan rentang kapasitas mulai dari 4GB dan pergi hingga 32GB, pengembang
memiliki tiga pilihan untuk menentukan kecepatan penulisan data di dijamin
minimal kecepatan transfer data.
The SD Association has established a new specification
rating for the minimum data transfer for standard and high-capacity cards, as
well as both types of host products. Asosiasi SD telah menetapkan spesifikasi
baru rating untuk transfer data minimum untuk standar dan kartu berkapasitas
tinggi, serta tuan rumah kedua jenis produk. With the new Speed Class
specifications, the host product can check the fragmented state in the card and
calculate the write speed in each part of the card. The host can then determine
where to write the data according to its speed requirement. The three SDHC
speed classes – Class 2, Class 4 and Class 6 – transfer data at least 2, 4 and
6MB per second. Dengan spesifikasi Kelas Panggilan baru, produk tuan rumah
dapat memeriksa negara terpecah dalam kartu dan menghitung kecepatan tulis pada
setiap bagian dari kartu. Tuan rumah kemudian dapat menentukan tempat untuk
menulis data kecepatan sesuai dengan kebutuhan. Tiga kecepatan SDHC Kelas –
Kelas 2, Kelas 4 dan Kelas 6 – mentransfer data sekurang-kurangnya 2, 4 dan 6MB
per detik.
19. Solid State Disk
Intel
saat ini mendorong perkembangan teknologi penyimpanan menggunakan Solid-State
Drive (SSD) yang notabene mempunyai fungsi logik seperti Magnetic Disk namun
mempunyai bentuk fisik yang tidak sama. Terdapat fenomena unik, pada beberapa
sistem operasi SSD mempercepat kinerja, namun pada sistem operasi tertentu
bahkan memperlambat kinerja.
Solid-State
adalah istilah bidang elektronik untuk menyatakan sirkuit elektronik yang
menggunakan bahan semi konduktor. Awalnya digunakan untuk mengartikan alat alat
yang terbuat dari bahan semi konduktor seperti transistor pada radio. Dan arti
Solid-State Disk (SSD) adalah media penyimpanan utama terbuat dari bahan semi
konduktor bukan terbuat dari media magnetik seperti hard disk. Media Penyimpanan
dengan menggunakan bahan semi konduktor telah ada pada USB flash drive, namun
yang membedakan adalah kapasitas dan desainya. SSD memiliki kapasitas yang
lebih besar serta di desain untuk di gunakan di dalam komputer seperti hard
disk.
Setidaknya
terdapat dua arsitektur pada SSD yaitu Flash based, DRAM based.
Kebanyakan SSD menggunakan flash based yang dikenal dengan nama flash disk.
flash based ini tidak menggunakan baterai dan terdapat dua komponen yaitu cache
(menggunakan DRAM ukuran kecil), dan Energy storage berbentuk kapasitor menjaga
integritas data ketika daya SSD mati, maka data akan di jaga di dalam cache.
Sedangkan untuk DRAM based mempunyai data akses yang sangat cepat dengan
internal baterai dan backup
storage sistem untuk menjaga integritas data ketika tidak
ada daya. DRAM based SSD sangat cocok untuk digunakan pada komputer yang telah
mempunyai jumlah maksimal RAM.
SSD
mempunyai banyak kelebihan di bandingkan dengan hard disk. Hal ini terjadi
karena SSD tidak mempunyai bagian yang bergerak, sedangkan hard disk mempunyai
motor yang berputar di atas magnetik plat dan drive head. Akibat hal tersebut
maka SSD lebih hemat dalam penggunaan daya, akses data yang cepat(50% lebih
cepat dalam pembacaan dan 48 % lebih cepat dalam penulisan) dan reabilitas yang
tinggi. Berat SSD sangat ringan, 1/5 dari berat HDD dengan kapasitas mendekati
SSD kapasitas 64GB dan HDD 80 GB.
Pengunaan
daya menjadi kunci utama dari SSD karena tidak diperlukan daya untuk
menggerakan motor. Walaupun banyak industri yang membuat hard disk hibrid
dengan menggurangidaya dalam penggunaan motor, namun tetap saja SSD membutuhkan
lebih sedikit daya dibandingkan hard disk hibrid. Akses data yang cepat
tentunya akan membuat orang senang. Karena SSD tidak mempunya motor yang
bergerak, data dapat di baca dengan mudahnya, serta rebilitas juga tinggi
karena hard disk plat merupakan barang yang sensitive, hanya dengan benturan
sedikit saja yang mengakibatkan bergeseran plat akan membuat kerusakan pada
hard disk.Tetapi untuk saat ini, teknologi SSD masih jarang di terapkan akibat
beberapa faktor diantaranya adalah Harga, pada pertengahan 2008 harga SSD masih
sangat tinggi dibanding hard disk, untuk hard disk harga per GB nya berkisar
US$2.00 sampai US$3.45 sedang kan untuk SSD US$80.00 yang ke dua adalah
Kapasitas untuk kepasitas SSD masih rendah bila di bandingkan hard disk.
Kecepatan tulis yang rendah jauh di bawah hard disk. SSD Meski tidak
mengeluarkan suara (0 dB), namun untuk penggunaan lama, SSD 15% lebih panas
dibandingkan HDD.
Sistem
operasi yang paling cepat menggunakan SSD adalah windows 2000 karena tidak
adanya aplikasi yang berjalan secara background, sedangkan Sistem Operasi
Windows vista kurang begitu maksimal performanya karena desain Windows vista
tidak dibuat untuk mengoptimalkan kinerja flash memory SSD. Sehingga para
prodosen SSD harus dapat menyediakan internal controler teknologi agar compatible
dengan vista. Sedangkan untuk mac
OS X
lebih cepat dibandingkan vista karena sama seperti wondows 2000, tidak ada
program yang berjalan secara background.
2.3 Jenis-jenis memori (storage/media
penyimpanan)
Memori biasanya disebut juga dengan
istilah: computer storage, computer memory, primary memory, main storage, main
memory, internal storage. Memori merupakan piranti computer yang
diunakansebagai media penyimpan data dan
informasi saat menggunakan computer.
Sebagian
besar computer memiliki hirarki memori yang terdiri atas dua level, yaitu:
- Primary Memory : executable memory/ Primary Storage / Internal Storage. Primary Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat, dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). Contohnya : Static RAM (SRAM), Dynamic RAM (DRAM), Flash RAM, ROM.
- Secondary Memory : Secondary Memory diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device, jadi akses meliputi aksi oleh driver dan device.
Berdasarkan jangka
waktunya, terdapat 2 jenis memori yaitu volatile memory dan non-volatile
memory. Non-volatile memory akan menyimpan informasi yang disimpan bahkan jika
tidak terus-menerus dengan daya listrik. Sangat cocok untuk penyimpanan jangka
panjang informasi. Saat ini digunakan untuk sebagian besar penyimpanan
sekunder, tersier, dan off-line. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, digunakan
untuk penyimpanan primer, dalam bentuk memori inti magnetik. Memori non
volatile adalah jenis memori yang tidak bisa dihapus. Sedangkan volatile
memory membutuhkan daya konstan untuk menjaga informasi yang tersimpan.
Teknologi memori tercepat saat ini yang volatile (bukan aturan universal). Memori
volatile adalah jenis memori yang bisa dihapus.
Storage unit terdiri dari dua
register yaitu :
1.
Storage
Data Register Digunakan untuk menampung data atau instruksi hasil pengiriman
dari main memory ke CPU atau untuk menampung data yang akan direkam ke main
memory dari hasil pengolahan di CPU
2.
Storage
Address Register Digunakan untuk menampung alamat data atau instruksi di main
memory yang akan diambil atau yang akan direkam.
Storage unit secara umum
diklasifikasikan ke dalam 3 jenis, yaitu:
a.
Memori Internal/Internal Storage
Internal storage
atau sering disebut juga sebagai main
storage adalah memori yang memiliki
tugas atau fungsi sebagai penampung data dan inruksi/program dari input device untuk dilanjutkan ke CPU
(Central Processing Unit) dan juga tempat untuk menampung data/hasil kerja dari
CPU sebelum dilanjutkan ke output unit. Data,
program, dan hasil pengolahan yang terdapat dalam internal storage ini hanya
bersifat sementara waktu selama pengolahan berlangsung. Memori internal juga memiliki
fungsi sebagai pengingat. Berikut adalah fungsi dari memori utama adalah :
-
Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan
sampai data dikirim ke ALU untuk diproses,
-
Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU senelum
dikirimkan ke peranti keluaran,
-
Menampung instruksi yang berasal dari peranti
masukan atau dari peranti pengingat sekunder.
Memori internal dibedakan menjadi dua
macam, yaitu : ROM dan RAM.
1. ROM
ROM (Read-Only-Memory) adalah jenis
memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada
awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor
komputer dan berisi program atau data.
2. RAM
RAM (Random-Access Memory) adalah jenis
memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan bersifat
volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan mengambil
data dengan sangat cepat.
b.
Auxiliary Storage
Auxiliary Storage
adalah storage pembantu main storage yang biasanya dapat menampung data dalam
jumlah yang besar, yang tentunya tidak dapat ditampung seluruhnya oleh main
storage, dan berada pada device lainnya diluar Central Processing Unit.
Contoh Auxiliary Storage:
-
Magnetic tape storage
-
Magnetic disk storage
-
Magnetic drum storage
c.
Memori Eksternal
Merupakan memori
tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program dalam waktu yang
sangat atau relative lama dan biasanya external storage digunakan untuk menampung
data dalam jumlah yang sangat besar. Memori eksternal yaitu perangkat keras
untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar
memori utama. Konsep dasar memori eksternal adalah menyimpan data bersifat
tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak. Contoh: Hardisk dan Floppy Disk.
BAB III
PENUTUP
3.1
Simpulan
Storage merupakan perangkat penyimpanan data yang digunakan
di komputer untuk menyimpan data. Storage berfungsi untuk menyimpan data atau
file dalam jangka panjang dan pendek. Dalam penggunaan kontemporer, memori
komputer merujuk kepada bentuk media penyimpanan berbahan semikonduktor, yang dikenal
dengan sebutan Random Access Memory (RAM), dan
kadang-kadang dalam bentuk lainnya yang lebih cepat tapi hanya dapat menyimpan
data secara sementara. Akan tetapi, istilah "computer storage"
sekarang secara umum merujuk kepada media penyimpanan massal, beberapa
bentuk media penyimpanan magnetis (seperti halnya hard disk) dan tipe-tipe
media penyimpanan lainnya yang lebih lambat ketimbang RAM, tapi memiliki sifat
lebih permanen, seperti flash memory.
Perkembangan storage device sejak terciptanya computer
mengalami perubahan yang signifikan. Dimulai dari Punch Card, Paper Tape,
Selectron Tube, Magnetic Tape, Compact Cassette, Magnetic Drum,Floppy Disk,
World’s first hard drive,Hard Drive, Hard Disk, Laser Disk, Compact Disk, WORM, Magneto
Optical, Digital Linier Tape, DVD,
Flash Disc, SD Card, Solid State Disk. Storage devie dibagi menjadi tiga,
yaitu internal storage (main storage), auxiliary storage (storage yang membantu
main storage), dan external storage (storage tambahan untuk menyimpan data
dalam ukuran besar).
3.2
Saran
Dari penjelasan mengenai storage device pada bagian
pembahasan, dapat diketahui bahwa terdapat bermacam-macam storage device yang digunakan sebagai media penyimpanan
data. Dari semua macam media penyimpanan yang telah dijelaskan, penulis
menyarankan kepaa para pembaca agar menggunakan meia penyimpanan flash disk
atau USB flash drive untuk lebih mudah dan nyaman dalam penggunaannya. Flash
disk memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya. Alat
ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat
diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar