Jumat, 20 September 2013


BAB I
PENDAHULUAN


1.1              Latar Belakang
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan (IPTEK)secara umum adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kemajuan teknologi dgn pengambilan, pengumpulan, pengolahan penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Tercakup dalam definisi tersebut adalah semua perangkat keras, perangkat lunak, kandungan isi dan infrastruktur komputer maupun telekomunikasi.
Di dalam sebuah komputer terdapat alat simpan yang digunakanuntuk menyimpan informasi atau sering disebut dengan storage. Istilah ini merujuk kepada komponen komputer, perangkat komputer, dan media perekaman yang mempertahankan data. Dalam penggunaan kontemporer, memori komputer merujuk pada bentuk media penyimpanan berbahan semi konduktor yang disebut RAM (Random Access Memory) dan kadang-kadang dalam bentuk lainnya yang lebih cepat tetapi hanya dapat menyimpan data secara sementara. Akan tetapi istilah “computer storage” sekarang secara umum merujuk kepada media penyimpanan massal yang bisa berupa cakram optis, beberapa bentuk media penyimpanan magnetis (seperti halnya hard disk), dan tipe-tipe media penyimpanan lainnya yang lebih lambat daripada RAM, tetapi memilii sifat lebih permanen seperti  flash memory.(Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).
Komputer memilki banyak jenis perangkat penyimpanan data yang mengalami perkembangan secara signifikan sejak mulai terciptanya komputer . Beberapa dari mereka dapat diklasifikasikan sebagai data removable dan non-removable. Ada juga yg diklasifikasikan sebagai data internal memory dan eksternal memory, dan volatile dan non-volatile data.
1.2       Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas dapat ditarik rumusan masalah sebagai berikut :
1.    Apakah yang dimaksud dengan storage pada komputer?
2.    Bagaimanakah sejarah perkembangan storage?
3.    Apa saja jenis-jenis storage?

1.2              Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1.    Untuk mengetahui definisi storage.
2.    Untuk mengetahui  sejarah perkembangan storage.
3.    Untuk mengetahui jenis-jenis storage.





BAB II
PEMBAHASAN


2.1       Pengertian Storage
            Storage berarti penyimpan, tempat penyimpanan, atau media penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan data yang diolah oleh computer. Storage atau penyimpanan data computer berasal dari bahasa Inggris, “computer data storage” sering disebut sebagai memori computer, yang merujuk kepada komponen computer, perangkat computer, dan media perekaman yang mempertahankan data digital yang digunakan untuk beberapa waktu. Penyimpanan data computer menyediakan salah satu dari tiga fungsi inti dari computer modern, yakni mempertahankan informasi. Storage merupakan salah satu komponen fundamental yang terdapat di dalam semua komputer modern, dan memiliki keterkaitan dengan mikroprosesor, dan menjadi model computer yang digunakan sejak tahun 1940.
            Dalam penggunaan kontemporer, memori komputer merujuk kepada bentuk media penyimpanan berbahan semikonduktor, yang dikenal dengan sebutan Random Access Memory (RAM), dan kadang-kadang dalam bentuk lainnya yang lebih cepat tapi hanya dapat menyimpan data secara sementara. Akan tetapi, istilah "computer storage" sekarang secara umum merujuk kepada media penyimpanan massal, beberapa bentuk media penyimpanan magnetis (seperti halnya hard disk) dan tipe-tipe media penyimpanan lainnya yang lebih lambat ketimbang RAM, tapi memiliki sifat lebih permanen, seperti flash memory.
            Dalam prosesnya storage membutuhkan waktu untuk mengirimkan item dari memory ke processor, yang disebut dengan access time. Waktu tersebut juga dibutuhkan oleh storage device untuk menemukan item pada storage. Waktu yang diperlukan oleh storage ada dua, yaitu faster transfer rates (proses cepat), misalnya memory (RAM);  dan slower transfer rates (lambat), contohnya seperti pada hard disk, Flash Memory Cards and USB, Flash Drives, CDs and DVDs, Tape, dan Floppy Disk.

2.2       Sejarah Perkembangan Storage
Storage device pada sistem komputer adalah kata lain dari secondary storage. Fungsinya untuk menyimpan data dan sistem operasi. Perkembangan media penyimpanan data (data storage) sejak komputer tercipta berubah sangat signifikan. Perbandingannya sangat mencolok, sebagai contoh data yang tersimpan dalam sebuah media penyimpanan sangat kecil, di bawah 4096 bits. Jika dikalkulasikan, 1 DVD setara dengan 90.000.000 punch card. Berikut adalah perkembangan storage device:

1.   Punch Card
Sejak tahun 1725 telah dirancang sebuah media untuk menyimpan data yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Basile Bouchon menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Namun pertama kali dipatenkan untuk penyimpanan data sekitar 23 September 1884 oleh Herman Hollerith – sebuah penemuan yang digunakan lebih dari 100 tahun hingga pertengahan 1970. Contoh di sini adalah bagaimana sebuah punch card dapat berfungsi sebagai media penyimpanan, memiliki 90 kolom (90 column punch card), terjadi tahun 1972. Jumlah data yang tersimpan dalam media tersebut sangat kecil, dan fungsi utamanya bukanlah menyimpan data namun menyimpan pengaturan (setting) untuk mesin yang berbeda.

2.      Paper Tape
Seorang tokoh bernama Alexander Bain merupakan orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram (tahun 1846). Setiap baris tape menampilkan satu karakter, namun karena Anda dapat membuat fanfold dengan mudah maka dapat menyimpan beberapa data secara signifikan menggunakan punch tape dibandingkan dengan punch card.

3.      Selectron Tube
Pada tahun 1946 RCA mulai mengembangkan Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer dan Selectron Tube terbesar berukuran 10 inci yang dapat menyimpan 4096 bits.  Harga satu buah tabung sangat mahal dan umurnya sangat pendek di pasaran.

4.      Magnetic Tape
Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an.


5.      Compact Cassette
Compact Cassette merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape, dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah memilikinya, hal itu menjadi bagian yang khusus. Compact Cassette diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700kB hingga 1MB dari data tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.

6.      Magnetic Drum
Magnetic Drum memiliki panjang 16 inci yang bekerja 12.500 putaran tiap menit.  Media ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650 sekitar 10.000 karakter dari Memori Utama.

7.      Floppy Disk
Floppy Disk Drive yaitu suatu perangkat yang ada di dalam komputer sebagai asesoris dan pelengkap yang dapat menyimpan data di dalam disket dengan kapasitas rendah.Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Selain dapat menyimpan data didalam disket floppy disk juga dapat untuk booting computer, di dalam computer terdapat maximal dua floppy disk yaitu flopy “A” dan flopy “B” tetapi biasanya yang terpasang hanya flopy “A “ saja karena kegunaannya sangatlah terbatas.
Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.

8.      World’s first hard drive
Tanggal 13 September 1956, komputer IBM 305 RAMA dalam kondisi tidak terselubungi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat menyimpan data sekitar 4.4 MB (setara dengan 5 milyar karakter) – saat itu sudah menjadi hal yang menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah Magnetic Diks yang berukuran 24 inci. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi pada akhir tahun 1961. IBM mengeluarkan seharga $3,200 per bulan untuk memproduksi komputer.

9.      Hard Drive
      Hard drive masih diproduksi di bawah pengembangan yang tetap (konstan). Hitachi Deskstar 7K yang Anda lihat pada gambar di bawah adalah hard drive pertama kali yang dapat menyimpan data 500GB setara dengan 120.000 World’s first hard drive IBM 305 RAMAC. Hal ini cenderung tiap tahun kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat dengan harga murah.

10.  Hard Disk
Hard disk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya. Hard disk menggunakan piringan datar yang disebut dengan platter, yang pada kedua sisinya dilapisi dengan suatu material yang dirancang agar bisa menyimpan informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun dengan melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor yang terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus yang bernama head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan informasi ke dalam piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas arm, yang kesemuanya terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan tunggal dan tersambung pada permukaan piringan melalui suatu alat yang disebut dengan actuator. Selain itu ada juga logic board mengatur aktifitas komponen-komponen lain dan berkomunikasi dengan PC.
Setiap permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh milyar bit data yang diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih besar dengan alasan kemudahan, dan memungkinkan pengaksesan informasi dengan lebih mudah dan cepat. Setiap platter memiliki dua head, satu di atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard disk dengan dua platter memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter menyimpan informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track. Kemudian tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi sebesar 512 bytes. Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi yang sangat tinggi karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil.

11.  Laser Disk







Tahun 1958, Laser Disk ditemukan namun tidak sampai tahun 1972 untuk pertama kalinya Video Disk didemonstrasikan kepada publik. Enam tahun kemudian, yaitu tahun 1978, sudah tersedia di beberapa pasaran. Hal yang tidak mungkin menyimpan data pada disk, namun mereka dapat menyimpan data dalam bentuk video dan gambar secara signifikan dengan kualitas tinggi lebih canggih dari teknik pada VHS.

12.  Compact Disk
Compact disk muncul bermula dari penemuan Laser Disk, namun berukuran lebih kecil. Dikembangkan oleh kerjasama antara SONY dan Philips pada tahun 1979 dan Compact Disk sangat berlimpah di pasaran pada tahun 1982. Sekarang tipe CD dapat menyimpan data sebesar 700MB.

13.  WORM
Teknologi penyimpanan WORM (Write Once Read Many) mirip dengan teknologi CD-ROM. WORM menawarkan atau memberikan hanya sekali penulisan data (write once), sedangkan data yang tersimpan bisa dibaca atau ditemukan kembali berkali-kali (read many). Suatu cantuman yang berupa data original tidak bisa dimodifikasi, tetapi dapat di-updated dengan menulis sebuah file baru di tempat lain pada disk (multiple write session), dan kedua file tersebut dapat dihubungkan atau digabungkan melalui sebuah pointer software. Ketika operasi pembacaan atau pencarian data dilakukan, file baru yang di-updated tersebut akan terpanggil (terambil), meskipun file asli masih ada. Pada mulanya WORM digunakan sebagai alternatif media penyimpanan yang dipandang jauh lebih efektif terutama dalam hal pembiayaan jika dibanding dengan media magnetik. Akan tetapi setelah munculnya teknologi penyimpanan data yang sifatnya erasable atau rewritable, penggunaan dan pertumbuhan media WORM dalam penyimpanan data semakin kecil. Namun demikian, karena data yang terekam pada WORM tidak bisa dihapus, maka media ini sangat tepat digunakan untuk menyimpan data yang sifatnya statis.
Oleh karena itu, WORM banyak digunakan untuk menyimpan data arsip, dan informasi lain yang sifatnya sensitif, yang mempunyai aspek legal atau aspek hukum. Untuk menyimpan dan membaca data pada WORM diaplikasikan berbagai teknologi. Teknologi WORM menggunakan beragam teknologi, dimana masing-masing teknologi menyebabkan cacat atau bekas yang permanen pada permukaan disk. Cacat atau bekas tersebut dapat berbentuk sebuah lobang (pit), gelembung (bubble), campuran logam (alloy), atau perubahan dalam media yang sesungguhnya yang tidak dapat dikembalikan. Untuk memanggil kembali informasi, digunakan sinar laser dengan intensitas rendah. Cahaya yang dipantulkan dari permukaan disk diukur. Cacat atau bekas yang ada pada permukaan disk akan menyebarkan cahaya secara terpencar, dan bagian permukaan yang tidak cacat atau berbekas akan memantulkan kembali cahaya tersebut. Cacat atau bekas pada permukaan disk tersebut diinterpretasikan sebagai suatu bilangan binair 1 atau 0, tergantung kepada perusahaan pembuatnya.

14.  Magneto Optical
Magneto optical adalah media penyimpanan yang sifatnya rewritable atau kadang-kadang disebut erasable. Rewritable adalah bentuk terbaru dalam penyimpanan optik. Penyimpanan optik yang rewritable mempunyai kemampuan membaca dan menulis yang sama dengan media magnetik, dengan kemampuan tambahan atau nilai tambah dalam kapasitas penyimpanan yang sangat besar. Teknologi optik rewritable yang paling banyak digunakan adalah magneto optical disingkat MO (McDonell, 1993 : 9). Magneto optical adalah suatu bentuk perekaman magnetik yang didukung secara optik dengan menggunakan laser untuk memanasi bagian-bagian tertentu dari permukaan piringan. Bagian-bagian ini ketika dipanasi mudah tersinggung kepada magnet dan selanjutnya dapat digunakan untuk merekam data. Ketika temperatur kembali ke keadaan normal, bagian-bagian yang telah dipanasi tersebut akan menjadi resistant terhadap magnet, kemudian membuat data yang terekam menjadi lebih stabil dibandingkan dengan media magnetik yang lain. Penyimpanan data pada media magneto optical adalah menggunakan penggabungan teknologi magnetik dan optik (Bradley,1989 : 56). Media ini mempunyai sejumlah keunggulan dibanding dengan media penyimpanan lainnya. Karena media ini bersifat rewritable atau erasable, sehingga peng-update-an, dan penghapusan data dapat dilakukan. Data yang ada bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan penyimpanan. Media ini sangat cocok digunakan untuk penyimpanan data yang sifatnya selalu berubah, misalnya di perpustakaan untuk menyimpan data katalog koleksi yang selalu bertambah. Karena sifat media ini yang dinamis, maka penambahan data pada file yang sama dapat dilakukan dengan saling menyambung. Selain itu, media ini mempunyai daya tahan yang kuat dan memiliki kapasitas simpan yang sangat besar. Media ini dinyatakan sebagai media yang kuat karena biasanya memiliki cartidge yang fungsinya untuk melindungi disk, sehingga tidak mudah tergores atau rusak. Berbeda halnya dengan CD-ROM yang tidak mempunyai cartidge, karena bentuknya terbuka sehingga sangat memungkinkan mudah tergores atau rusak. Sebagai contoh, Magneto Optical Cartidge dengan ukuran 2.6 GygaByte (2.6 GB Magneto Optical Cartidge) mempunyai kecepatan akses 20 ms. Media ini dapat menyimpan data sampai 1.500.000 halaman teks, 380 menit digital audio, 300 menit digital MPEG video, 90 full color JPEG hi-res picture, dan sampai 90.000 scanned pages atau sekitar 32 laci file cabinet (drawers). Media ini mudah digunakan, dinamis dan bisa tahan sampai usia 150 tahun.

15.  Digital Linier Tape
Pendekatan lain yang dilakukan untuk penyimpanan data dalam skala besar ialah menggunakan digital linear tape (DLT). Media ini sangat populer digunakan dalam penyimpanan data di perpustakaan digital. Beberapa keunggulan media ini ialah kapasitas simpannya yang sangat besar, sifatnya yang dinamis, mudah digunakan, dan harganya murah. Kecepatan akses media ini memang masih di bawah kecepatan akses compact disc (CD), namun masih lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan akses pada media magneto optical. Akan tetapi daya tahan atau usia media ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan compact disc (CD) dan magneto-optical (MO).Digital linear tape ini hanya memiliki daya tahan kira -kira sampai 5 (tahun), sedangkan compact disc (CD) dapat tahan sampai 50 tahun, dan magneto optical dapat tahan sampai usia 150 tahun. Sebagai contoh, 40 GB Digital Linear Tape memiliki kecepatan akses 30 ms (30 ms access time), jauh lebih cepat dibanding dengan 2.6 GB magneto-optical catridge yang hanya memiliki kecepatan akses 20 ms (20 ms access time). Media digital linear tape ukuran 40 GB ini mampu menyimpan data sampai 23.500.000 halaman teks, 5800 menit digital audio , 4600 menit MPEG video, 1500 full color JPEG hi-res pictures, dan sekitar 1.400.000 scanned pages atau kira-kira 500 laci file cabinet halaman teks. Harganya murah, sekitar $ 200 atau sekitar $ 0,005 per MB. Dengan kapasitas simpan yang sangat besar dan kecepatan aksesnya, menjadikan media ini populer digunakan dalam perpustakaan digital yaitu perpustakaan yang semua koleksinya terdiri dari dokumen digital.

16.  DVD

DVD (Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc) merupakan dasar dari CD menggunakan teknologi laser yang berbeda. Panjang gelombang laser menggunakan 780nm sinar inframerah (standar CD menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar inframerah) yang membuatnya memungkinkan menyimpan data pada space yang sama. Dua lapisan DVD dapat menyimpan data sebesar 8.5 GB.



17.  Flash Disc
      Penemuan Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr Fujio Masuoka tahun 1984 ketika sedang bekerja pada Toshiba sedangkan nama flash sendiri diberikan oleh koleganya yaitu Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type NOR yang diperdagangkan dikenalkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash adalah flash dasar yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menghapus dan menulis, tetapi menyediakan alamat penuh dan jalur data, memberikan akses secara acak terhadap semua lokasi memori. Tetapi sangat bagus untuk menggantikan ROM model lama, dimana memungkinkan untuk mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh adalah BIOS. NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana bisa melakukan proses penghapusan dan penulisan yang lebih cepat, membutuhkan tempat yang kecil untuk chip per selnya. Dengan bertambahnya kapasitas tetapi biaya bisa ditekan menyebabkan flash tipe ini cocok digunakan untuk secondary storage.
      Flash Disk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus). Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
      Untuk penyimpan data biasa, sumber tenaga diambil langsung melalui USB yang dikoneksi ke PC, secara otomatis di layar monitor akan menyala dan dan menampilkan pesan pada layar yang memberitahukan bahwa koneksi sedang berlangsung antara flash drive dengan PC.
      USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan daripada disket (karena tidak memiliki bagian yang bergerak).

18.  SD Card

SD High-Capacity (SDHC) kartu menyediakan lebih banyak daya penyimpanan yang dapat dilepas daripada sebelumnya. With a capacity range starting at 4GB and going up to 32GB, developers have the choice to specify three data-writing speeds at guaranteed minimum data transfer rates. Dengan rentang kapasitas mulai dari 4GB dan pergi hingga 32GB, pengembang memiliki tiga pilihan untuk menentukan kecepatan penulisan data di dijamin minimal kecepatan transfer data.
The SD Association has established a new specification rating for the minimum data transfer for standard and high-capacity cards, as well as both types of host products. Asosiasi SD telah menetapkan spesifikasi baru rating untuk transfer data minimum untuk standar dan kartu berkapasitas tinggi, serta tuan rumah kedua jenis produk. With the new Speed Class specifications, the host product can check the fragmented state in the card and calculate the write speed in each part of the card. The host can then determine where to write the data according to its speed requirement. The three SDHC speed classes – Class 2, Class 4 and Class 6 – transfer data at least 2, 4 and 6MB per second. Dengan spesifikasi Kelas Panggilan baru, produk tuan rumah dapat memeriksa negara terpecah dalam kartu dan menghitung kecepatan tulis pada setiap bagian dari kartu. Tuan rumah kemudian dapat menentukan tempat untuk menulis data kecepatan sesuai dengan kebutuhan. Tiga kecepatan SDHC Kelas – Kelas 2, Kelas 4 dan Kelas 6 – mentransfer data sekurang-kurangnya 2, 4 dan 6MB per detik.


19.  Solid State Disk


Intel saat ini mendorong perkembangan teknologi penyimpanan menggunakan Solid-State Drive (SSD) yang notabene mempunyai fungsi logik seperti Magnetic Disk namun mempunyai bentuk fisik yang tidak sama. Terdapat fenomena unik, pada beberapa sistem operasi SSD mempercepat kinerja, namun pada sistem operasi tertentu bahkan memperlambat kinerja.
Solid-State adalah istilah bidang elektronik untuk menyatakan sirkuit elektronik yang menggunakan bahan semi konduktor. Awalnya digunakan untuk mengartikan alat alat yang terbuat dari bahan semi konduktor seperti transistor pada radio. Dan arti Solid-State Disk (SSD) adalah media penyimpanan utama terbuat dari bahan semi konduktor bukan terbuat dari media magnetik seperti hard disk. Media Penyimpanan dengan menggunakan bahan semi konduktor telah ada pada USB flash drive, namun yang membedakan adalah kapasitas dan desainya. SSD memiliki kapasitas yang lebih besar serta di desain untuk di gunakan di dalam komputer seperti hard disk.
Setidaknya terdapat dua arsitektur pada SSD yaitu Flash based, DRAM based. Kebanyakan SSD menggunakan flash based yang dikenal dengan nama flash disk. flash based ini tidak menggunakan baterai dan terdapat dua komponen yaitu cache (menggunakan DRAM ukuran kecil), dan Energy storage berbentuk kapasitor menjaga integritas data ketika daya SSD mati, maka data akan di jaga di dalam cache. Sedangkan untuk DRAM based mempunyai data akses yang sangat cepat dengan internal baterai dan backup storage sistem untuk menjaga integritas data ketika tidak ada daya. DRAM based SSD sangat cocok untuk digunakan pada komputer yang telah mempunyai jumlah maksimal RAM.
SSD mempunyai banyak kelebihan di bandingkan dengan hard disk. Hal ini terjadi karena SSD tidak mempunyai bagian yang bergerak, sedangkan hard disk mempunyai motor yang berputar di atas magnetik plat dan drive head. Akibat hal tersebut maka SSD lebih hemat dalam penggunaan daya, akses data yang cepat(50% lebih cepat dalam pembacaan dan 48 % lebih cepat dalam penulisan) dan reabilitas yang tinggi. Berat SSD sangat ringan, 1/5 dari berat HDD dengan kapasitas mendekati SSD kapasitas 64GB dan HDD 80 GB.
Pengunaan daya menjadi kunci utama dari SSD karena tidak diperlukan daya untuk menggerakan motor. Walaupun banyak industri yang membuat hard disk hibrid dengan menggurangidaya dalam penggunaan motor, namun tetap saja SSD membutuhkan lebih sedikit daya dibandingkan hard disk hibrid. Akses data yang cepat tentunya akan membuat orang senang. Karena SSD tidak mempunya motor yang bergerak, data dapat di baca dengan mudahnya, serta rebilitas juga tinggi karena hard disk plat merupakan barang yang sensitive, hanya dengan benturan sedikit saja yang mengakibatkan bergeseran plat akan membuat kerusakan pada hard disk.Tetapi untuk saat ini, teknologi SSD masih jarang di terapkan akibat beberapa faktor diantaranya adalah Harga, pada pertengahan 2008 harga SSD masih sangat tinggi dibanding hard disk, untuk hard disk harga per GB nya berkisar US$2.00 sampai US$3.45 sedang kan untuk SSD US$80.00 yang ke dua adalah Kapasitas untuk kepasitas SSD masih rendah bila di bandingkan hard disk. Kecepatan tulis yang rendah jauh di bawah hard disk. SSD Meski tidak mengeluarkan suara (0 dB), namun untuk penggunaan lama, SSD 15% lebih panas dibandingkan HDD.
Sistem operasi yang paling cepat menggunakan SSD adalah windows 2000 karena tidak adanya aplikasi yang berjalan secara background, sedangkan Sistem Operasi Windows vista kurang begitu maksimal performanya karena desain Windows vista tidak dibuat untuk mengoptimalkan kinerja flash memory SSD. Sehingga para prodosen SSD harus dapat menyediakan internal controler teknologi agar compatible dengan vista. Sedangkan untuk mac OS X lebih cepat dibandingkan vista karena sama seperti wondows 2000, tidak ada program yang berjalan secara background.

2.3       Jenis-jenis memori (storage/media penyimpanan)
            Memori biasanya disebut juga dengan istilah: computer storage, computer memory, primary memory, main storage, main memory, internal storage. Memori merupakan piranti computer yang diunakansebagai media penyimpan data dan  informasi saat menggunakan computer.
Sebagian besar computer memiliki hirarki memori yang terdiri atas dua level, yaitu:
  • Primary Memory : executable memory/ Primary Storage /  Internal Storage. Primary Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat, dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). Contohnya : Static RAM (SRAM), Dynamic  RAM (DRAM), Flash RAM, ROM.
  • Secondary Memory :  Secondary Memory diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device, jadi akses meliputi aksi oleh driver dan device.
Berdasarkan jangka waktunya, terdapat 2 jenis memori yaitu volatile memory dan non-volatile memory. Non-volatile memory akan menyimpan informasi yang disimpan bahkan jika tidak terus-menerus dengan daya listrik. Sangat cocok untuk penyimpanan jangka panjang informasi. Saat ini digunakan untuk sebagian besar penyimpanan sekunder, tersier, dan off-line. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, digunakan untuk penyimpanan primer, dalam bentuk memori inti magnetik. Memori non volatile adalah jenis memori yang tidak bisa dihapus. Sedangkan volatile memory membutuhkan daya konstan untuk menjaga informasi yang tersimpan. Teknologi memori tercepat saat ini yang volatile (bukan aturan universal). Memori volatile adalah jenis memori yang bisa dihapus.
Storage unit terdiri dari dua register yaitu :
1.      Storage Data Register Digunakan untuk menampung data atau instruksi hasil pengiriman dari main memory ke CPU atau untuk menampung data yang akan direkam ke main memory dari hasil pengolahan di CPU
2.      Storage Address Register Digunakan untuk menampung alamat data atau instruksi di main memory yang akan diambil atau yang akan direkam.
Storage unit secara umum diklasifikasikan ke dalam 3 jenis, yaitu:
a.       Memori Internal/Internal Storage
Internal storage atau sering disebut juga sebagai main storage  adalah memori yang memiliki tugas atau fungsi sebagai penampung data dan inruksi/program dari input device untuk dilanjutkan ke CPU (Central Processing Unit) dan juga tempat untuk menampung data/hasil kerja dari CPU sebelum dilanjutkan ke output unit. Data, program, dan hasil pengolahan yang terdapat dalam internal storage ini hanya bersifat sementara waktu selama pengolahan berlangsung. Memori internal juga memiliki fungsi sebagai pengingat. Berikut adalah fungsi dari memori utama adalah :
-        Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU untuk diproses,
-        Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU senelum dikirimkan ke peranti keluaran,
-        Menampung instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.


Memori internal dibedakan menjadi dua macam, yaitu : ROM dan RAM.
1. ROM
ROM (Read-Only-Memory) adalah jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data.
2.  RAM
RAM (Random-Access Memory) adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan mengambil data dengan sangat cepat.
b.      Auxiliary Storage
Auxiliary Storage adalah storage pembantu main storage yang biasanya dapat menampung data dalam jumlah yang besar, yang tentunya tidak dapat ditampung seluruhnya oleh main storage, dan berada pada device lainnya diluar Central Processing Unit.
Contoh Auxiliary Storage:
-        Magnetic tape storage
-        Magnetic disk storage
-        Magnetic drum storage
c.       Memori Eksternal
Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program dalam waktu yang sangat atau relative lama dan biasanya external storage digunakan untuk menampung data dalam jumlah yang sangat besar. Memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. Konsep dasar memori eksternal adalah menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.  Contoh: Hardisk dan Floppy Disk.














BAB III
PENUTUP

3.1              Simpulan
         Storage merupakan perangkat penyimpanan data yang digunakan di komputer untuk menyimpan data. Storage berfungsi untuk menyimpan data atau file dalam jangka panjang dan pendek. Dalam penggunaan kontemporer, memori komputer merujuk kepada bentuk media penyimpanan berbahan semikonduktor, yang dikenal dengan sebutan Random Access Memory (RAM), dan kadang-kadang dalam bentuk lainnya yang lebih cepat tapi hanya dapat menyimpan data secara sementara. Akan tetapi, istilah "computer storage" sekarang secara umum merujuk kepada media penyimpanan massal, beberapa bentuk media penyimpanan magnetis (seperti halnya hard disk) dan tipe-tipe media penyimpanan lainnya yang lebih lambat ketimbang RAM, tapi memiliki sifat lebih permanen, seperti flash memory.
            Perkembangan storage device sejak terciptanya computer mengalami perubahan yang signifikan. Dimulai dari Punch Card, Paper Tape, Selectron Tube, Magnetic Tape, Compact Cassette, Magnetic Drum,Floppy Disk, World’s first hard drive,Hard Drive, Hard Disk, Laser Disk, Compact Disk, WORM, Magneto Optical, Digital Linier Tape, DVD, Flash Disc, SD Card, Solid State Disk. Storage devie dibagi menjadi tiga, yaitu internal storage (main storage), auxiliary storage (storage yang membantu main storage), dan external storage (storage tambahan untuk menyimpan data dalam ukuran besar).
3.2              Saran
            Dari penjelasan mengenai storage device pada bagian pembahasan, dapat diketahui bahwa terdapat bermacam-macam storage device   yang digunakan sebagai media penyimpanan data. Dari semua macam media penyimpanan yang telah dijelaskan, penulis menyarankan kepaa para pembaca agar menggunakan meia penyimpanan flash disk atau USB flash drive untuk lebih mudah dan nyaman dalam penggunaannya. Flash disk memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket.